Kontak Kami: (+6221) 344 9335
Tanggap Covid-19, Ketua MA Mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 tahun 2020

Jakarta, IKAHI.OR.ID - Ke­t­ua Mahkamah Agung (MA) men­gelu­arkan Surat Edaran Nomor 1 tahun 2020 ten­tang Pe­do­man Pelak­sanaan­Tu­gas Se­lama Masa Pence­ga­han Covid-19 di Lingkun­gan Mahkamah Agung dan Badan Peradi­lan di Bawah­nya, pada Senin lalu (23/03/2020).

Melalui Surat Edaran terse­but, Hakim dan Aparatur Peradilan dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah. Serta detil bek­erja di rumah yang di­mak­sud­kan oleh surat edaran terse­but melingkupi pelak­sanaan adim­intrasi per­si­dan­gan melalui e-Court, e-Litigation, perte­muan dan tu­gas ke­d­i­nasan lain­nya.

Meskipun demikian Pe­ja­bat Pem­bina Kepe­gawa­ian Mahkamah Agung dan Pimp­inan Pengadilan harus da­pat memas­tikan ter­da­pat min­i­mal dua (2) level Pe­ja­bat Struktural tertingi pada se­tiap sat­uan kerja  un­tuk tetap melak­sanakan tu­gas­nya di kan­tor agar pelayanan peradi­lan dan layanan lain­nya kepada masyarakat tidak ter­ham­bat.

Dalam surat edaran tersebut juga memuat aturan berkaitan dengan ketentuan jam kerja bagi Aparatur Peradilan yang mendapat giliran bekerja di kantor.

Setiap satuan kerja juga dihimbau menyediakan hand sanitizer yang ditempatkan di pintu masuk kantor dan ruang sidang. Juga himbauan untuk memperbanyak tempat cuci tangan lengkap dengan sabun antiseptik cair.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 1 tahun 2020, Mahkamah Agung men­gacu pada azas Salus Pop­uli Suprema Lex Esto, di­mana ke­se­la­matan rakyat adalah hukum tert­inggi. Maka Ke­tua MA memu­tuskan melakukan penye­sua­ian sis­tem kerja.

Pelaksanaan tugas kedinasan selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut dilaksanakan sampai tanggal 05 April 2020 dan akan dilakukan evaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan nantinya.

Se­lan­jut­nya kepada Pimp­inan Sat­uan Kerja diberikan kewe­nan­gan un­tuk mene­tap­kan pengaturan lebih tek­nis den­gan menguta­makan faktor ke­se­hatan, ke­se­la­matan dan melaporkan kepada atasan lang­sung dan berko­or­di­nasi den­gan Pe­ja­bat Pem­bina Kepegawaian Mahkamah Agung.

 

Syamsul Arief