Kontak Kami: (+6221) 344 9335
Penye­le­sa­ian Perkara Per­data Melalui Gu­gatan Seder­hana (GS) Pada Tahun 2019 Alami Ke­naikan dari Tahun Sebelumnya

Jakarta, IKAHI.OR.ID - Penye­le­sa­ian sen­gketa per­data melalui proses gu­gatan seder­hana (GS) pada tahun 2019 men­ca­pai 8.014 perkara. Jum­lah terse­but men­galami ke­naikan dari tahun 2018 se­banyak 6.649 perkara. Hal terse­but diungkap Kepala Biro Hukum dan Hu­mas, Ab­dul­lah di Jakarta, Kamis  (27/?2/?2020).

Ab­dul­lah men­je­laskan Mahkamah Agung telah mener­bitkan Perma Nomor 4 Tahun 2019 ten­tang Pe­ruba­han atas Per­at­u­ran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 ten­tang Tata Cara Penye­le­sa­ian Gu­gatan Seder­hana .

“Ke­naikan penye­le­sa­ian sen­gketa terse­but se­ba­gai in­dika­tor bahwa mekanisme pen­ga­juan perkara den­gan cara gu­gatan seder­hana di­apre­si­asi dan dis­am­but baik oleh masyarakat, karena mem­berikan ke­mu­da­han dari berba­gai sisi,”ungkap­nya(27/?2/?2020).

Be­ber­apa ke­ten­tuan baru terkait penye­le­sa­ian gu­gatan seder­hana yang diatur dalam Perma terse­but adalah Ni­lai mak­si­mal gu­gatan ma­teriil dit­ingkatkan dari Rp 200.000.000,00 (dua ra­tus juta ru­piah) men­jadi Rp 500.000.000,00 (lima ra­tus juta ru­piah).

Ab­dul­lah juga menam­bahkan pen­ga­juan gu­gatan seder­hana da­pat di­lakukan melalui layanan ad­min­is­trasi dan per­si­dan­gan elek­tronik.

“Peng­gu­gat yang berdomisili hukum di luar yuris­diksi pen­gadi­lan yang mewil­ayahi tem­pat ke­dia­man Ter­gu­gat da­pat men­ga­jukan gu­gatan seder­hana sep­a­n­jang me­nun­juk kuasa hukum, kuasa in­si­d­en­til, atau wakil yang be­rala­mat di domisili hukum ter­gu­gat. Se­men­tara  Ter­gu­gat da­pat men­ga­jukan verzet atas gu­gatan seder­hana yang dipu­tus den­gan ver­stek dalam teng­gang waktu 7 hari sete­lah pem­ber­i­tahuan pu­tu­san,”je­las­nya.

Se­men­tara up­aya hukum ter­hadap pu­tu­san gu­gatan seder­hana adalah den­gan men­ga­jukan ke­ber­atan kepada Ke­tua Pen­gadi­lan. Pe­merik­saan ke­ber­atan ini akan diperiksa oleh Hakim Ma­jelis di pen­gadi­lan yang bersangku­tan. Up­aya hukum ke­ber­atan juga da­pat di­a­jukan atas pu­tu­san ver­stek.

“Mekanisme gu­gatan seder­hana terse­but mampu menaikkan in­deks ke­mu­da­han berusaha di In­done­sia khusus­nya pada as­pek penye­le­sa­ian sen­gketa kon­trak karena pros­es­nya lebih cepat dan penye­le­sa­ian­nya be­rakhir di pen­gadi­lan tingkat per­tama,”pungkas­nya.

 

Syamsul Arief